Bagi Anda mahasiswa UGM yang memiliki user dan password email UGM, Anda dapat mempergunakan user dan password email UGM tersebut untuk menyimpan data Anda di cloud storage SIMPAN UGM yang beralamat di http://simpan.ugm.ac.id. Untuk cara penggunaannya silahkan masuk website http://simpan.ugm.ac.id dan masukkan username dan password email UGM Anda, lalu akan terlihat tampilan sebagai berikut :

Dari sana Anda dapat mengupload data Anda untuk disimpan di dalam web SIMPAN UGM. Untuk beberapa menu silahkan pelajari  dan eksplorasi sendiri. Sebagai informasi, SIMPAN UGM menyediakan cloud storage dengan kapasitas yang cukup besar, yaitu sebesar 7 GB.

Keuntungan yang diperoleh jika data disimpan di SIMPAN UGM ini adalah data dapat diakses kapanpun dan dimana saja selama ada jaringan internet sehingga akan mempermudah Anda saat lupa tidak membawa flashdisk ataupun eksternal hardisk. Selain itu jika Anda saat ini sedang menjalani penelitian untuk membuat skripsi, tesis maupun disertasi, namun jika data Anda disimpan di flashdisk dan takut beresiko terkena virus saat Anda pergunakan tukar data dengan rekan, alangkah baiknya secara berkala data Anda simpan di SIMPAN UGM sebagai backup, sehingga data akan tersimpan di cloud storage dengan aman, dan dapat Anda download kembali jika flashdisk Anda terformat atau hilang.

Dengan fasilitas SIMPAN UGM juga akan mempermudah share data dengan rekan lain, namun tidak akan mempengaruhi kondisi data asli  Anda, saat didownload rekan yang ternyata komputer yang dipergunakan untuk mengakses data yang Anda share tersebut terkena virus, hal ini tidak berlaku jika Anda share data ke teman dengan menggunakan flashdisk (virus akan menyerang flashdisk Anda dan akan menyebar ke komputer lain yang Anda pergunakan untuk mengakses flashdisk tersebut). Dengan catatan data asli sebelum dishare harus terbebas dari virus.

Untuk artikel berikutnya akan dibahas cara mengsinkronisasi aplikasi OwnCloud dengan web SIMPAN UGM sehingga dapat Anda buka dengan mudah layaknya dropbox, dan mudah dapat Anda tambahkan file, hapus file dan modifikasi file lainnya dengan komputer, laptop bersistem operasi linux, apple maupun windows, serta dapat juga diakses di tablet PC atau smartphone Anda yang bersistem operasi iOs (iphone, ipod, ipad) ataupun android.

 

Mungkin diantara kita bingung ingin mengistall beberapa software legal freeware yang berjalan di OS Windows, namun dimana harus mencari software tersebut.

Jika Anda salah satu yang bingung tempat mencari software tersebut, maka jawabannya adalah : silahkan akses filehippo.com, di dalam website tersebut menyediakan banyak sekali software (freeware) yang legal, dan setidaknya ada beberapa software shareware.

 

Berdasarkan definisinya, ketika kita membicarakan tentang kode jahat maka istilah yang digunakan adalah Malware – singkatan dari Malicious Software/ Kode Jahat/ Software Jahat. Nah kalau kita sudah berbicara tentang Malware (kode jahat) maka yang termasuk di dalamnya adalah: trojan, worm, spyware, virus, rootkit, adware, bots, backdoor, exploit, dan lain-lain. Banyak ya istilahnya hehehe.

Pada umumnya, ketika komputer seseorang terkena malware, dia akan mengatakan bahwa komputernya terjangkit virus, walaupun sebenarnya komputernya terjangkit worm atau jenis malware yang lain. Nah berikut ini adalah perbedaan Malware, virus, trojan, spyware, dan worm yang mungkin ada di dalam komputer kita:

1. Malware (Malicious Software)

Malware adalah sebuah software atau kode yang diciptakan oleh seseorang dengan tujuan jahat. Sebenarnya Malware itu adalah sebuah software atau program komputer, namun Malware dibuat dengan tujuan untuk merugikan orang lain. Malware dapat mengubah data (menghapus, menyembunyikan, dan mencuri), menghabiskan bandwith dan juga sumber daya lain tanpa seijin pemilik komputer yang tentunya akan merugikan orang lain.

2. Virus Komputer

Virus komputer adalah Malware yang menginfeksi sebuah komputer dengan bantuan pihak ketiga untuk mengaktifkan/ menjalankan dirinya – biasanya pemilik komputer itu sendiri. Virus tidak bisa otomatis mengaktifkan dirinya sendiri dan menginfeksi sebuah komputer tapi harus ada tindakan dari pihak ketiga yaitu pengguna komputer. Biasanya virus dibuat seperti program lain yang sering digunakan oleh pemilik komputer sehingga pemilik komputer itu mau mengaktifkan virus tersebut. Beberapa program komputer yang sering ditiru oleh virus adalah program .JPG, .doc, atau folder yang yang bila diklik akan mengaktifkan si virus.

Untuk lebih meyakinkan pengguna komputer, seringkali pencipta sebuah virus memalsukan virusnya dalam bentuk icon atau ekstensi gambar porno, atau bentuk lain yang dapat menarik perhatian si pemilik komputer untuk melakukan klik sehingga mengaktifkan virus tersebut.

3. Worm Komputer

Worm adalah Malware yang bisa mengaktifkan dirinya sendiri tanpa adanya bantuan dari pihak ketiga. Yang artinya, jika worm sudah berhasil masuk dalam sebuah komputer atau jaringan komputer maka worm ini akan dapat berpindah ke komputer lain di dalam sebuah jaringan secara otomatis tanpa dapat dicegah oleh pemilik komputer lain yang ada di dalam jaringan tersebut.

Pasti Anda bertanya, kalau worm bisa menyebarkan diri tanpa bantuan pihak ke tiga kenapa harus repot membuat virus yang membutuhkan tindakan pihak ketiga untuk mengaktifkannya. Worm hanya dapat menginfeksi sebuah komputer jika dia menemukan sebuah celah keamanan (vulnerability) sebuah software yang ada di dalam komputer tersebut, misalnya: windows office, Adobe, atau software terkenal lainnya yang sering menjadi sasaran. Worm tidak akan mampu menginfeksi sebuah sistem komputer bila celah keamanan (vulnerability) di dalam jaringan komputer itu sudah ditutup/ ditambal (patch). Yang artinya, virus akan lebih mudah menginfeksi jaringan komputer yang ter-patch dibanding dengan worm.

4. Spyware

Spyware adalah program komputer yang dibuat untuk memata-matai komputer korbannya. Awalnya spyware ini digunakan untuk memata-matai profil pengguna komputer dan penggunaannya dalam menampilkan iklan yang sesuai dengan minat pengguna komputer tersebut.

5. Trojan

Trojan adalah program yang dibuat seperti program baik dan berguna pada pengguna komputer (crack, game, atau program lain) yang ketika diinstal ke dalam komputer dapat memata-matai, mencuri data, dan mengirimkan ketukan keyboard ke alamat yang telah ditentukan oleh pembuatnya tanpa diketahui oleh si pengguna komuter tersebut.

Mudah-mudahan artikel singkat ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi Anda dalam mengenali beberapa jenis malware yang ada di dalam komputer. Jangan lupa untuk selalu menjaga keamanan komputer dengan menginstal antivirus yang kuat. Beberapa antivirus yang direkomendasikan adalah: Avast, Kapersky, McAfee, Avira, AVG, dan Norton. Namun perlu diperhatikan bahwa masing-masing antivirus memiliki kelebihan dan kekurangan.

 

Sumber : http://www.maxmanroe.com/perbedaan-malware-virus-trojan-spyware-dan-worm.html

 

Your system displays the error message.

Windows could not start because the following file is missing or corrupt: \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM

That means the System Registry Hive has become corrupted.

There are two ways to get back up and running. The easy way which doesn’t always work, and then there is the hard way.

Easy Way — Note that this doesn’t always work.
When you are booting your system, press the F8 key during the start of the bootup sequence, meaning after it does the Power On Self Test.

Once you press the F8 key, you will be taken to a Menu. Select “Boot Using Last Known Good Configuration”.

It will now attempt to load Windows XP using a past set of configuration files.

If that doesn’t work, there is the next step….the hard way.

Hard Way
Boot your system with the Windows XP Install CD, let the system boot into the Setup. Once in the Setup, choose to run the Recovery Console.

You will now be presented with a screen similar to good old DOS.

First, we will recover the System Hive.

Now, type in the following commands with pressing Enter after each line.

md tmp
copy C:\windows\system32\config\system C:\windows\tmp\system.bak
delete C:\windows\system32\config\system
copy C:\windows\repair\system C:\windows\system32\config\system

Be very careful when you are typing in these commands, one wrong move, and you know, broken Windows XP.

Also, change the C in the commands to whatever your Windows XP drive letter is.

Attempt to boot the system, if it doesn’t boot, get back into the Recovery Console and do the following commands.

md tmp
copy C:\windows\system32\config\software C:\windows\tmp\software.bak
delete C:\windows\system32\config\software
copy C:\windows\repair\software C:\windows\system32\config\software

Note
The full Microsoft Support Knowledge Base Article that I based this FAQ entry on can be found here (Q307545).

 

Source : http://www.dslreports.com/faq/3546

 

Seiring berjalannya waktu, komputer atau laptop biasanya akan menjadi berat dan lambat. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti: terlalu banyak aplikasi yang terinstal, registry yang sudah tidak optimal karena sering install dan uninstall, atau bahkan ada file system yang corrupt karena terkena virus atau trojan.

Dalam beberapa kasus, masalah-masalah tersebut bisa diselesaikan satu persatu secara parsial. Namun tidak jarang juga, masalahnya sudah sedemikian kompleks sehingga cara terbaik untuk menyelesaikannya adalah dengan install ulang OS. Bagaimanapun, adalah suatu keniscayaan bahwa suatu saat laptop atau komputer perlu untuk di-install ulang sistem operasinya.

Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP

Continue reading »