Cara setting default grub pada ubuntu server

On 21 March 2013, in Linux, Tutorial, by ti.fapet

The answer to this one can be found in the grub file /etc/grub.d/00_header

make_timeout () {
 cat << EOF 
if [ "\${recordfail}" = 1 ]; then 
set timeout=-1 
else 
set timeout=${2} 
fi 
EOF 
} 

Setting the timeout value to -1 will stop the count down. Change the value to a value > 0 i.e. set timeout=10

this section of the file would look like

make_timeout () { 
cat << EOF 
if [ "\${recordfail}" = 1 ]; then 
set timeout=10 
else 
set timeout=${2} 
fi 
EOF 
} 

Then run

sudo update-grub2 
 

Cara merubah jam di Ubuntu server

On 14 February 2013, in Informasi, Linux, Tutorial, by ti.fapet

Mungkin saja kita meremehkan jam dalam server yang kita buat dengan menggunakan OS Ubuntu Server, namun bagaimana saat kita menggunakan aturan cron? Hal ini tidak menjadi remeh karena setiap detik waktu tersebut harus sama antara server dengan jam saat itu.

cara merubah jam :
$ date -s 10:30:00
-> itu untuk merubah jam ke jam 10:30

cara merubah jam dan tanggal
formatnya mmddhhMMYY contoh :
$ date 111210302008
-> itu untuk mengubah tanggal dan jam server ke tgl 12 Nov 2008, jam 10:30

cara merubah time zone dari jam server
$ dpkg-reconfigure tzdata
-> kemudian pilih benua dan kota yang di inginkan

ok. semoga bermanfaat.

 

Apa itu cron / crontab ? Crontab adalah aplikasi daemon (berjalan dibalik layar) yang digunakan untuk menjalankan tugas yang dijadwalkan pada suatu waktu di sistem operasi linux. Setiap user di sistem yang memiliki file crontab, mengijinkan file tersebut untuk melakukan suatu aksi yang telah dispesifikasikan sesuai waktu yang telah ditentukan. Crontab biasa digunakan untuk membuat backup secara otomatis, sinkronisasi files, dll.

1. Install crontab

Buat yang belum diinstall crontab-nya, cara install nya adalah :

sudo apt-get install cron

2. Melihat aktifitas crontab
Untuk melihat schedule yang sedang berjalan di sistem Anda :

sudo crontab -l

3. Mengedit cron jobs

sudo crontab -e

editor default dari cron adalah vi atau pico
4. Format penulisan cron
Format penulisan crontab ditulis dengan format seperti ini :

* * * * * /home/sigit/script.sh

Penjelasan :
5 bintang (*) diatas merepresentasikan bagian2 format tanggal yang berbeda, urutannya sebagai berikut :
1. (* pertama) : menit (isian : 0 – 59)
2. (* kedua) : jam (isian : 0 – 23)
3. (* ketiga) : hari dari bulan / tanggal (isian : 1 – 31)
4. (* keempat) : bulan (isian : 1 – 12)
5. (* kelima) : hari dari minggu (isian : 0 – 6) –> 0 = minggu
Contoh :
> Eksekusi setiap menit :

* * * * * php /opt/lampp/htdocs/jobs/test.php

jadwal tersebut akan mengeksekusi perintah php pada setiap menit dari setiap jam, setiap hari, setiap minggu, setiap bulan ::bingung::, pokoknya setiap menit dah.
> Eksekusi setiap Sabtu jam 12 siang :

0 12 * * 6 /home/sigit/script.sh

(* pertama) artinya pada menit ke 0, (* kedua) artinya pada jam ke 12, (* ketiga) artinya pada tanggal berapapun, (* keempat) artinya pada setiap bulan, (* kelima) artinya pada setiap hari sabtu (6 = sabtu). (semoga ngga bingung)
> Eksekusi pada jam 9 malam setiap hari kerja (Senin – Jumat) :

0 21 * * 1-5 /home/sigit/script.sh

Arinya sama mirip-mirip ama diatas, cuma (* kelima) diisi rentang, yaitu 1-5 (artinya senin-jumat)
> Eksekusi setiap menit ke 30 (setiap jam) pada setiap tanggal 1 (setiap bulan)

30 * 1 * * /home/sigit/script.sh

5. Tips and Trick
> Misalnya kita mau jalanin suatu perintah setiap 10 menit (tiap hari), penulisannya bisa seperti ini :

0,10,20,30,40,50 * * * * /home/sigit/script.sh

Tapi ada trik penulisan yang lebih gampang, caranya seperti ini :

*/10 * * * * /home/sigit/script.sh

arti dari (*/10) adalah (ngerti lah). :D
> kode-kode special
crontab menyediakan kode-kode special untuk digunakan, berikut kodenya :

@reboot     Run once, at startup
@yearly     Run once  a year     "0 0 1 1 *"
@annually   (same as  @yearly)
@monthly    Run once  a month    "0 0 1 * *"
@weekly     Run once  a week     "0 0 * * 0"
@daily      Run once  a day      "0 0 * * *"
@midnight   (same as  @daily)
@hourly     Run once  an hour    "0 * * * *

Cara pemakaian :

@daily /home/sigit/script.sh

6. Menyimpan log crontab
Supaya kita bisa memonitor pekerjaan crontab kita, hasil log bisa disimpan dalam file, caranya seperti berikut :

@daily /home/sigit/script.sh 2>&1 >> /home/sigit/log/crontab_schedule.log

atau bisa dikirim ke email (harus install mailx dulu), caranya :

@daily /home/sigit/script.sh 2>&1 | mail -s "Cronjob Log sgt.wibowo@gmail.com

 

Sumber : http://gosigitgo.wordpress.com/2010/03/18/tutorial-penggunaan-crontab-scheduler-di-ubuntu/

 

Perintah di Ubuntu Server

On 13 February 2013, in Informasi, Linux, Tutorial, by ti.fapet
Perintah-perintah Dasar di Linux Ubuntu.Ubuntu sangat terkenal dengan CLI-nya (Command Line Interface). CLI sendiri adalah antar muka yang tidak menyediakan grafik, baik berupa gambar-gambar, jendela-jendela ataupun animasi-animasi yang bisa memanjakan pengguna, melainkan hanya berupa teks yang harus diketikkan oleh pengguna. Jadi, apabila user ingin melakukan operasi dalam sistem operasi tersebut, misalnya melakukan copy,  rename,  cut, delete, dan sebagainya,  maka pengguna harus megetikkan perintah berupa teks dengan cara manual dan bukan dengan klik-klik seperti pada interface GUI (Graphic User Interface).
 

Artikel ini sebenarnya reposting dari status Bapak Onno W. Purbo di twitter, tentang adanya sebuah artikel yang menarik, yaitu panduan menulis /menyusun tugas akhir dengan menggunakan LibreOffice (yang dulu disebut OpenOffice) yang sifatnya opensource.

File dapat Anda download dengan klik : disini (format odt, dibuka dengan LibreOffice atau OpenOffice)